Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Students Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Penjumlahan dan pengurangan Bilangan Bulat

index1Kurang efektifnya penggunaan metode mengajar oleh guru dapat menyebabkan kemampuan siswa menguasai materi pelajaran yang disajikan tidak optimal, yang berakibat hasil belajar rendah atau belum memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan yaitu sebesar >60. Untuk itu perlu diatasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division (STAD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas guru dan siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran student teams achievement division (STAD) dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Basirih 10 Banjarmasin dengan menggunakan model pembelajaran student teams achievement division (STAD).

Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dengan langkah-langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Siklus I dan II masing-masing dilaksanakan dengan dua kali pertemuan. Setting penelitian yaitu di kelas IV SDN Basirih 10 Banjarmasin yang berjumlah 13 orang siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Lembar observasi digunakan untuk memperoleh data tentang aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, tes digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas pembelajaran oleh guru terjadi peningkatan dari siklus I pertemuan 1 persentase penilaian mencapai 48,3% (cukup baik), pada pertemuan 2 yaitu 56,5% (cukup baik), dan siklus II pada pertemuan 1 yaitu 68,3% (baik), pada pertemuan 2 yaitu 90% (sangat baik). (2) Aktivitas siswa dalam pembelajaran konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat mengalami peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I nilai yang diperoleh dari 7 aspek parameter yang diamati yaitu keaktifan, konsentrasi, partisipasi, kerjasama, kedisiplinan, pendapat dan toleransi rata-rata mengalami peningkatan keaktifannya pada siklus II. (3) Pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran student teams achievement division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, pada siklus I nilai ketuntasan klasikal sebesar 61,5% meningkat pada siklus II sebesar 92,3%.

DOWNLOADUNDUH

Iklan
Pos ini dipublikasikan di matematika. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s